Jarak yang memisahkan Jawa dan Kalimantan ternyata tak menyurutkan niat dua kampus untuk saling merangkul demi kemajuan pendidikan. Pada Kamis, 6 Agustus 2026, di Semarang, Program Studi Magister Pendidikan Dasar Universitas PGRI Semarang dan FKIP Universitas Tanjungpura resmi mengikat kerja sama lewat sebuah Penandatanganan Kerjasama, yang harinya sekaligus diramaikan dengan sesi Guest Lecturer bertema “Teknologi Terbarukan AI untuk Pembelajaran”.

Ada semangat yang terasa berbeda di ruangan itu. Bukan sekadar seremoni formal menandatangani berkas, tapi lebih seperti dua keluarga besar pendidikan yang akhirnya duduk bersama, saling menyapa, dan sepakat untuk tumbuh berdampingan. Lewat kerja sama ini, dosen dan mahasiswa dari kedua kampus kini punya lebih banyak pintu untuk saling belajar, bertukar gagasan, dan membangun mimpi bersama, meski terpisah jarak ribuan kilometer.

Momen penandatanganan berlangsung khidmat namun hangat, dengan pimpinan dari kedua institusi duduk berdampingan di hadapan para tamu undangan. Ada rasa haru yang tersirat dalam suasana itu, seolah menjadi pengingat bahwa kolaborasi yang tulus selalu dimulai dari niat baik untuk saling menguatkan.

Sebagai pelengkap yang tak kalah istimewa, acara ini juga menghadirkan sesi Guest Lecturer yang mengupas topik yang sedang jadi perbincangan hangat di dunia pendidikan: teknologi kecerdasan buatan (AI) terbarukan dalam pembelajaran. Di tengah dunia yang berubah begitu cepat, sesi ini seolah menjadi pengingat lembut bahwa menjadi pendidik hari ini berarti berani belajar hal baru, tidak takut pada teknologi, dan tetap menjadikan hati sebagai kompas dalam mendampingi setiap peserta didik.

Melalui kerja sama dan kebersamaan seperti ini, Program Studi Magister Pendidikan Dasar Universitas PGRI Semarang berharap semangat ini terus menular, memperkaya wawasan sivitas akademika, dan mempererat tali silaturahmi antarkampus, demi masa depan pendidikan dasar Indonesia yang lebih hangat dan bermakna.

Sampai jumpa di kegiatan kolaborasi berikutnya!