Program Studi Magister Pendidikan Dasar telah sukses menyelenggarakan Webinar yang berfokus pada integrasi teknologi mutakhir dan kearifan lokal dalam pembelajaran. Acara ini dilangsungkan pada Jumat, 12 September 2025, dan mengangkat topik menarik: “Implementasi Deep Learning Dengan Akulturasi Teknologi dan Budaya Dalam Pembelajaran Pendidikan Dasar”.

Webinar ini dihadiri oleh dosen, mahasiswa, guru, dan praktisi pendidikan dari berbagai daerah, menunjukkan tingginya minat terhadap inovasi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman dan konteks budaya Indonesia.

Webinar ini menghadirkan dua narasumber ahli yang memberikan perspektif mendalam mengenai topik terkait:

Dr. Widya Karmila Sari Ahmad, M.Pd. (Universitas Negeri Makassar) membahas bagaimana konsep Deep Learning dapat diterapkan untuk menciptakan pengalaman belajar yang tidak hanya efektif secara akademis, tetapi juga memperkuat karakter peserta didik sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Ia menekankan pentingnya pembelajaran yang berpusat pada siswa dan memberikan makna mendalam dalam prosesnya. Dr. Sumarno, M.Pd. (Universitas PGRI Semarang) menyoroti tantangan dan peluang dalam mengintegrasikan Deep Learning dengan kearifan lokal di lingkungan pendidikan dasar. Beliau memaparkan strategi praktis agar teknologi dapat menjadi jembatan untuk melestarikan dan mengajarkan nilai-nilai budaya daerah kepada generasi muda secara relevan dan menarik.

    Webinar berlangsung dengan sangat interaktif. Sesi diskusi menunjukkan antusiasme peserta yang ingin menggali lebih jauh tentang strategi penggabungan teknologi canggih dan kekayaan budaya dalam praktik mengajar sehari-hari.

    Program Studi Magister Pendidikan Dasar berharap kegiatan ini dapat menjadi pemicu bagi para pendidik untuk terus berinovasi, menciptakan lingkungan belajar yang adaptif terhadap teknologi (Deep Learning) tanpa mengesampingkan identitas dan nilai-nilai luhur budaya bangsa (Akulturasi Budaya).

    Sampai jumpa di kegiatan akademik berikutnya!