Rembang, 17 Mei 2025 – Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) mengambil langkah proaktif dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah. Hari ini, perwakilan dari UPGRIS secara langsung menyambangi kantor Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Rembang untuk menggelar sosialisasi Program Studi Magister (S2) Pendidikan Dasar.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan lebih jauh kurikulum dan keunggulan program S2 Pendidikan Dasar UPGRIS kepada para anggota PGRI, yang merupakan garda terdepan dalam dunia pendidikan dasar di Rembang. Hadir dalam acara tersebut Asisten Direktur Perwakilan UPGRIS, Dr. Sumarno, M.Pd., Kepala Program Studi S2 Pendidikan Dasar UPGRIS Bapak Dr. Joko Sulianto, M.Pd., dan Skretaris Program Studi Prof. Dr. Achmad Buchori, M.Pd. Perwakilan Ketua PGRI Rembang, Ibu Isti Choma Wati, M.Pd , beserta puluhan guru anggota PGRI.
Dalam sambutannya, Dr. Sumarno, M.Pd menyampaikan, “Program Magister Pendidikan Dasar UPGRIS dirancang untuk menjawab tantangan zaman dan kebutuhan guru akan kompetensi yang lebih tinggi. Kami fokus pada pengembangan profesionalisme guru, mulai dari metodologi pengajaran inovatif, penelitian tindakan kelas, hingga pemahaman mendalam tentang kebijakan pendidikan.” Ia menambahkan bahwa program ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang tidak hanya unggul di kelas, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak perubahan positif di sekolah dan komunitas pendidikan.
Sementara itu, Ibu Isti Choma Wati, M.Pd menyambut baik inisiatif dari UPGRIS. “Kami sangat mengapresiasi upaya UPGRIS untuk mendekat dan memberikan informasi langsung kepada para guru di Rembang. Kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 adalah impian banyak anggota kami, dan sosialisasi ini membuka jalan bagi mereka untuk mewujudkannya,” ujar beliau. Ibu Isti Choma Wati, M.Pd juga berharap kerja sama antara UPGRIS dan PGRI Rembang dapat terus terjalin untuk kemajuan pendidikan.
Sesi sosialisasi berjalan interaktif, di mana para peserta diberikan informasi detail mengenai persyaratan pendaftaran, proses seleksi, kurikulum, fasilitas perkuliahan, serta beasiswa yang mungkin tersedia. Antusiasme peserta terlihat jelas dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, terutama terkait dengan fleksibilitas perkuliahan bagi guru yang masih aktif mengajar.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan semakin banyak guru di Kabupaten Rembang yang tertarik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Magister Pendidikan Dasar di UPGRIS. Langkah ini merupakan investasi strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan dasar di Rembang, sejalan dengan visi pemerintah dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.




