Universitas PGRI Semarang menjadikan Pendidikan nilai sebagai pondasi dalam kehidupan kampus. Nilai Karakter AdAB (Adaptif, Antusias, Berintegritas) ditanamkan di Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) melalui tiga pilar utama yang mewarnai seluruh aspek kehidupan kampus.

 Nilai Adaptif mencerminkan kemampuan civitas akademika (dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan) untuk menyesuaikan diri dengan cepat terhadap perubahan zaman, teknologi, dan tuntutan dunia kerja. Aspek yang diwarnai: Peninjauan kurikulum secara rutin untuk mengakomodasi isu-isu terkini dan teknologi baru. Penerapan sistem pembelajaran yang

 fleksibel (misalnya, blended learning atau pengakuan RPL), Pengembangan infrastruktur digital yang mendukung proses akademik dan administrasi yang serba digital dan efisien, serta mudah diakses, Pembukaan atau pengembangan konsentrasi/program studi baru yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat di masa depan.

Nilai Antusias diartikan sebagai semangat tinggi, motivasi, dan inisiatif dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, implementasi dalam kehidupan kampus: Mendorong dosen dan mahasiswa untuk aktif dan bersemangat mengajukan proposal penelitian dan pengabdian masyarakat yang inovatif dan berdampak luas, Menumbuhkan iklim yang dinamis dan penuh gairah di organisasi kemahasiswaan. Mengadakan kompetisi, seminar, dan workshop secara aktif, dan Dosen memiliki motivasi tinggi untuk menggunakan metode pengajaran yang kreatif, interaktif, dan tidak monoton untuk meningkatkan keterlibatan mahasiswa.

Nilai Berintegritas adalah pilar moral dan etika, yaitu menjunjung tinggi kejujuran, etika akademik, dan tanggung jawab dalam setiap Tindakan. Implementasi dalam kehidupan kampus: Penerapan kode etik yang ketat terhadap plagiarisme, kecurangan, dan praktik-praktik akademik yang tidak jujur, baik untuk mahasiswa maupun dosen, Menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan, penerimaan mahasiswa, dan proses kenaikan jabatan/pangkat, Membangun budaya kerja yang jujur dan bertanggung jawab di kalangan tenaga kependidikan, memastikan pelayanan yang prima dan bebas dari praktik KKN.

Dari University Value yang diturunkan, Program Studi Magister Pendidikan Dasar Pascasarjana UPGRIS merumuskan visi keilmuan Mengkaji dan mengembangkan keilmuan Pendidikan Dasar untuk menghasilkan lulusan yang unggul dalam didaktik metodik dan mempunyai karakter serta AdAb. Visi Keilmuan PS Magister Pendidikan Dasar memiliki nilai filosofis inti yang mendalam, yang dikaitkan dengan konteks Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) dan karakter AdAB (Adaptif, Antusias, Berintegritas). Pemaknaan nilai filosofis: (1) Filosofi Pendidikan sebagai Ilmu Terapan (Pendidikan Dasar). Visi ini secara filosofis menempatkan Pendidikan Dasar bukan hanya sebagai objek studi teoretis, tetapi sebagai ilmu terapan yang memiliki tujuan langsung dan praktis. Mengkaji dan Mengembangkan Keilmuan: Ini mencerminkan komitmen terhadap epistemologi (filosofi ilmu pengetahuan) bahwa pengetahuan harus terus diperbaharui (knowledge advancement) dan tidak statis. Pendidikan Dasar: Menunjukkan fokus pada fondasi sistem pendidikan. Secara filosofis, ini mengakui bahwa kualitas pendidikan di jenjang dasar sangat menentukan kualitas generasi masa depan (foundational importance). (2) Filosofi Keunggulan Profesional (Didaktik Metodik). Didaktik Metodik adalah inti dari filosofi yang menekankan bahwa proses pendidikan harus didasarkan pada keahlian profesional yang tinggi. Didaktik: Merujuk pada filosofi dan teori pengajaran (why dan what to teach). Lulusan harus memahami secara mendalam esensi konten dan tujuan pendidikan dasar. Metodik: Merujuk pada praktik atau metode pengajaran (how to teach). Lulusan diyakini harus menguasai teknik dan strategi mengajar yang inovatif dan efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran. (3) Filosofi Pembentukan Manusia Utuh (Karakter dan AdAB). Poin ini adalah yang paling mendalam, karena menyeimbangkan keunggulan akademik (didaktik metodik) dengan keutuhan moral dan sosial (Karakter serta AdAB).

Nilai FilosofisPemaknaan FilosofisImplementasi (Karakter AdAB)
Pendidikan HumanisPendidikan bertujuan membentuk manusia seutuhnya, bukan sekadar tenaga kerja yang terampil. Pengetahuan (logos) harus diimbangi dengan etika (ethos).Karakter (moral, budi pekerti, soft skills).
Adaptabilitas EksistensialPengakuan bahwa realitas terus berubah. Lulusan harus memiliki fleksibilitas kognitif untuk bertahan dan maju di tengah ketidakpastian (Existential Adaptability).Adaptif (siap berubah, inovatif).
Passion sebagai Kekuatan AksiMotivasi dan gairah (passion) adalah dorongan internal (elan vital) yang esensial untuk mencapai keunggulan dan mengatasi tantangan.Antusias (semangat, proaktif, penuh dedikasi).
Integritas MoralLandasan etika di atas segalanya. Pengetahuan dan keterampilan harus digunakan dengan jujur dan bertanggung jawab demi kemaslahatan publik.Berintegritas (jujur, akuntabel, menjunjung kode etik).